ekspresidiri

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

Rabu, 11 April 2012

Denmark Trauma, Karikatur Nabi Gagal Rilis Ulang

NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Editor sebuah buku baru di AS mengenai kontroversi karikatur yang menggambarkan sosok orang Muslim dan Nabi Muhammad telah memicu badai kritik dengan memutuskan tidak menerbitkan ulang 12 sketsa tersebut untuk menghindari munculnya kekerasan lain.
"The Cartoons That Shook the World", yang akan dirilis bulan November oleh Yale University Press, meneliti reaksi dari dunia Muslim terhadap publikasi karikatur tersebut oleh koran Denmark, Jyllands-Posten, tahun 2005.
Penulis buku itu, Jytte Klausen, seorang profesor politik kelahiran Denmark dari Universitas Brandeis di Waltham, Masachusetts, dengan enggan setuju untuk menghilangkan kartun itu dari bukunya.
"Secara pribadi saya sedih karena saya merasa ini adalah sebuah kerugian bagi buku yang akan dipublikasikan tanpa ilustrasi tersebut. Juga menyedihkan bahwa kita menghadapi situasi di mana sebuah penerbitan akademik merasa berkewajiban untuk meneruskan dan menyingkirkan ilustrasi itu," ujar Klausen.
Gambar-gambar Nabi Muhammad juga disingkirkan, termasuk cetakan abad ke-19 milik Gustave Dore yang menggambarkan sebuah frase dari komedi ketuhanan Dante Alighieri mengenai Nabi Muhammad.
Direktur Yale Press, John Donatich membuat keputusan itu setelah berkonsultasi dengan sejumlah diplomat, intelijen, dan ahli akademik.
"Saya rasa ini bukan masalah penyensoran," ujar Donatich kepada AFP. "Ini telah menjadi isu keamanan," ujarnya, menambahkan bahwa ia mencemaskan keselamatan karyawan Yale Press. "Saya merasa bahwa kartun dan ilustrasi yang sedang kita bicarakan ini bukanlah informasi baru. Tidak perlu mempublikasikannya lagi jika gambar-gambar itu merepotkan seperti ini. Semua orang yakin gambar-gambar itu dapat memicu kekerasan," ujarnya.
Karikatur Nabi Muhammad awalnya muncul di koran Denmark pada bulan September 2005 dan memicu protes dari dunia Muslim. Lima orang tewas di Pakistan dalam sebuah protes pada bulan Februari 2006.
Pada pertengahan Agustus, Universitas Yale mengungkapkan bahwa di antara para pakar yang telah ditemuinya untuk berkonsultasi antara lain mantan wakil menteri luar negeri AS John Negroponte serta penulis dan jurnalis Fareed Zakaria. Dalam sebuah pernyataan yang menjelaskan keputusan Yale menarik karikatur tersebut, wakil sekretaris jenderal PBB Ibrahim Gambari dikutip mengatakan, "Dapat dipastikan kekerasan akan terjadi jika gambar-gambar tentang Nabi ini dipublikasikan . Ini akan memicu kerusuhan mulai dari Indonesia hingga Nigeria."
Yale mengatakan kekerasan yang menyelimuti karikatur itu terus terjadi, merujuk pada sebuah pengeboman mobil di luar kedutaan Denmark di Islamabad, Pakistan pada bulan Juni 2008 yang menewaskan delapan orang. (rin/st) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar